PORTALNUSAINA.COM, BULA – Sekretaris DPD Partai Golkar Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT), Husean Kelilauw, resmi mendaftarkan diri sebagai calon Ketua DPD Golkar SBT periode 2026–2031 dalam Musyawarah Daerah (Musda) ke-V pada Senin, 20 April 2026 mendatang.
Pendaftaran dilakukan di Sekretariat DPD Golkar SBT pada Sabtu malam, 18 April 2026.
Dalam keterangannya usai mengembalikan formulir pendaftaran, Husean menyampaikan apresiasi kepada para pendukung serta panitia yang telah menerima proses pendaftarannya.
“Atas nama pribadi dan seluruh pendukung, saya menyampaikan terima kasih kepada panitia yang telah menerima kami di Sekretariat DPD Golkar SBT dalam rangka pengembalian formulir pendaftaran yang saya ambil kemarin,” ujar Husean.
Ia mengungkapkan, sejauh ini dirinya telah mengantongi dukungan dari dua pimpinan Golkar kecamatan (PK), yakni Kecamatan Pulau Gorom dan Kecamatan Bula. Namun, secara normatif, jumlah dukungan tersebut belum memenuhi ambang batas 30 persen sebagaimana diatur dalam mekanisme organisasi.
“Kalau dilihat dari persyaratan normatif, memang belum memenuhi 30 persen dukungan. Tapi saya yakin, dengan tekad dan proses yang berjalan, saya tetap optimistis bisa menang dalam Musda nanti,” tegasnya.
Meski minim dukungan, Husean juga kini menjabat Wakil Ketua DPRD SBT ini optimistis bisa memenangkan pertarungan.
Pernyataan optimistis Husean menjadi sorotan, mengingat dinamika internal partai biasanya sangat ditentukan oleh kekuatan dukungan struktural di tingkat kecamatan.
Minimnya dukungan awal dapat menjadi tantangan serius, terutama dalam kontestasi yang mengedepankan konsolidasi kader.
Namun demikian, keyakinan Husean mengindikasikan adanya strategi politik yang tengah disiapkan, termasuk kemungkinan membangun komunikasi lanjutan dengan pemilik suara menjelang Musda.
Dalam konteks Musda partai, dukungan awal bukan satu-satunya faktor penentu. Lobi politik, rekam jejak kader, serta kemampuan membangun koalisi internal sering kali menjadi variabel kunci dalam menentukan hasil akhir.
Jika terpilih sebagai Ketua DPD Golkar SBT, Husean menegaskan akan langsung bergerak melakukan konsolidasi organisasi hingga ke tingkat akar rumput.
“Langkah pertama yang akan saya lakukan adalah sosialisasi ke seluruh kecamatan, ada 15 kecamatan yang menjadi basis penguatan struktur partai. Kedua, saya ingin memastikan Golkar bisa lebih besar di Kabupaten Seram Bagian Timur dengan mendorong perubahan,” jelasnya.
Agenda tersebut mencerminkan fokus pada penguatan struktur dan revitalisasi partai, yang selama ini menjadi tantangan bagi banyak partai politik di daerah, khususnya dalam menjaga soliditas kader dan elektabilitas.
Musda ke-V DPD Golkar SBT diperkirakan akan menjadi ajang pertarungan yang cukup dinamis. Selain faktor dukungan formal, kemampuan kandidat membaca peta kekuatan internal serta merespons aspirasi kader akan menjadi penentu.
Bagi Husean, pencalonan ini bukan sekadar kontestasi, tetapi juga momentum untuk menguji sejauh mana pengaruh dan jaringan politik yang telah dibangun selama ini.
Dengan kondisi dukungan yang belum memenuhi syarat minimal, langkah selanjutnya akan sangat krusial, apakah Ia mampu mengonversi optimisme menjadi dukungan nyata, atau justru menghadapi realitas keras politik internal partai. Musda nanti akan menjadi panggung pembuktian.















