PORTALNUSAINA.COM, BULA– Upaya Dinas Kesehatan Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT), Maluku membenahi layanan kesehatan di Bumi Ita Wotu Nusa mendapat apresiasi dari masyarakat.
Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Tabulik Institute, Junedi Mahad, menilai kinerja Dinas Kesehatan SBT, dibawah kepemimpinan Kepala Dinas (Kadis) Punira Kilwalaga, menunjukkan capaian positif dalam kurun waktu satu tahun terakhir.
Pernyataan itu disampaikan Junedi pada Senin 16 Februari 2026. Mantan Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Seram Bagian Timur ini menyebut, dibawah kepemimpinan Punira, pelayanan kesehatan di Bumi Ita Wotu Nusa mengalami peningkatan yang cukup signifikan, terutama di tingkat kecamatan.
“Apresiasi yang tinggi kami sampaikan kepada Kepala Dinas Kesehatan atas keberhasilan membangun pelayanan kesehatan di daerah ini. Hampir di semua kecamatan, pelayanan kesehatan sudah berjalan cukup baik, meski tentu masih ada kekurangan yang perlu dibenahi,” kata Junedi.
Menurut Junedi, Tabulik Institute secara aktif memantau kinerja Dinas Kesehatan dalam kurang waktu satu tahun terakhir pemerintahan Bupati Fachri Husni Alkatiri bersama Wakil Bupati M. Miftah Thoha Rumarey Wattimena. Dalam pemantauan tersebut, Dinas Kesehatan dinilai mampu memenuhi target pelayanan kesehatan di berbagai kecamatan.
Tak hanya soal capaian program, Junedi menyoroti pendekatan personal yang dilakukan Kadis Kesehatan Punira Kilwalaga dengan rutin turun langsung ke puskesmas-puskesmas. Langkah itu, menurut dia, memberi semangat tersendiri bagi tenaga kesehatan sekaligus menghadirkan rasa diperhatikan bagi masyarakat.
“Ketika kepala dinas datang langsung ke puskesmas, berdialog dengan tenaga medis, dan melihat kondisi di lapangan, itu menjadi bukti keseriusan dalam membangun sektor kesehatan,” ujarnya.
Bagi warga di wilayah terpencil, kehadiran layanan kesehatan yang semakin aktif menjadi harapan baru. Program pelayanan kesehatan gratis dan berbagai program peningkatan derajat kesehatan masyarakat disebut mulai dirasakan manfaatnya.
Junedi menegaskan, kesehatan merupakan kebutuhan mendasar yang sangat menentukan kualitas hidup masyarakat. Karena itu, perhatian terhadap pelayanan di daerah-daerah terpencil dinilai sebagai langkah yang patut diapresiasi.
“Kesehatan sangat penting, terutama bagi masyarakat di daerah terpencil. Langkah kepala dinas yang turun langsung ke puskesmas-puskesmas menunjukkan komitmen agar pelayanan benar-benar menyentuh masyarakat,” katanya.
Junedi menegaskan, dukungan penuh Tabulik Institute terhadap langkah dan kebijakan Kepala Dinas Kesehatan SBT Punira Kilwalaga dalam menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat, terutama di wilayah terpencil.
Dia berharap perbaikan yang telah berjalan dapat terus ditingkatkan, sehingga akses dan mutu layanan kesehatan di Seram Bagian Timur semakin merata dan berkelanjutan.(PN-01)















