PORTALNUSAINA.COM – BULA – Menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah, PT Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku melakukan tambahan penyaluran atau ekstra dropping minyak tanah (mitan) bersubsidi sebanyak 1,3 juta liter di sejumlah wilayah Papua dan Maluku.
Langkah ini dilakukan untuk memastikan kebutuhan masyarakat terhadap minyak tanah tetap terpenuhi selama Ramadan hingga Idulfitri.
Executive General Manager Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku, Awan Raharjo, mengatakan tambahan penyaluran tersebut telah dikoordinasikan dengan pemerintah daerah setempat agar distribusinya tepat sasaran.
“Tambahan penyaluran atau ekstra dropping ini sudah kami koordinasikan bersama pemerintah daerah setempat, untuk memastikan minyak tanah subsidi ini benar-benar tersalurkan dan bermanfaat bagi masyarakat,” ujar Awan dalam keterangan tertulis yang diterima Rakyat Maluku, Sabtu 14 Maret 2026.
Menurutnya, langkah tersebut merupakan bagian dari komitmen Pertamina memberikan pelayanan energi kepada masyarakat selama bulan suci Ramadan hingga menjelang Idulfitri.
Untuk wilayah Papua, tambahan pasokan mencapai 130 ribu liter yang didistribusikan ke Kota Jayapura, Kabupaten Sarmi, Keerom, Kepulauan Yapen, Waropen, dan Biak Numfor.
Sementara di Provinsi Papua Barat Daya dialokasikan tambahan 125 ribu liter yang disalurkan ke Kota Sorong, Kabupaten Sorong, Sorong Selatan, dan Raja Ampat.
Di Provinsi Papua Barat, Pertamina menambah suplai sebanyak 50 ribu liter yang difokuskan di Kabupaten Kaimana dan Fakfak. Sedangkan di Papua Tengah, tambahan distribusi mencapai 64 ribu liter yang disalurkan di Kabupaten Mimika, Nabire, dan Dogiyai.
Untuk wilayah Maluku Utara, Pertamina menyalurkan tambahan 376 ribu liter minyak tanah yang akan didistribusikan di seluruh kabupaten dan kota. Sedangkan di Provinsi Maluku mendapat tambahan pasokan sebesar 580 ribu liter yang juga akan disalurkan di seluruh wilayah kabupaten/kota.
Awan menjelaskan, penyaluran tambahan minyak tanah tersebut dilakukan secara bertahap mulai 12 Maret hingga mendekati Idulfitri, sekitar H-3 atau H-2, menyesuaikan kondisi di lapangan.
“Seluruh penjualan minyak tanah tambahan ini dilakukan melalui pangkalan resmi dan kami pastikan dijual sesuai harga eceran tertinggi (HET) yang telah ditetapkan pemerintah daerah,” jelasnya.
Ia juga memastikan stok minyak tanah selama Ramadan hingga Idulfitri tetap terjaga, baik di tingkat terminal BBM, agen, maupun pangkalan.
“Masyarakat tidak perlu khawatir. Kami akan terus menjaga ketersediaan minyak tanah dan melakukan pengecekan atau sidak berkala bersama instansi terkait dan pemerintah daerah untuk memastikan kondisi di lapangan,” pungkasnya.(DIK)















