PORTALNUSAINA.COM,BULA – Upaya Pemerintah Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT), Maluku, dalam memperkuat ketahanan pangan mulai menunjukkan hasil. Produksi padi di Desa Waisamet, Kecamatan Bula Barat, melonjak tajam dari sebelumnya hanya 1–5 ton per tahun menjadi 50 ton pada panen raya tahun ini.
Bupati SBT Fachri Husni Alkatiri mengatakan peningkatan tersebut merupakan hasil dari penanganan sektor pertanian yang lebih serius dan terintegrasi.
“Alhamdulillah, dengan penanganan yang lebih serius, panen padi di Waisamet bisa mencapai 50 ton. Dari sebelumnya paling tinggi 5 ton, ini berarti peningkatan sekitar 1.000 persen,” kata Fachri kepada wartawan usia menghadiri panen raya di desa Waisamet, Sabtu, 17 Januari 2026.
Menurut Fachri, peningkatan produksi padi menjadi kunci utama dalam memperkuat ketahanan pangan daerah. Saat ini, kebutuhan beras masyarakat SBT yang dipenuhi dari produksi lokal masih di bawah 20 persen.
“Sekarang yang baru kita penuhi dari hasil kita sendiri di SBT itu belum sampai 20 persen. Ini yang terus kita kejar supaya ke depan kebutuhan pangan bisa dipenuhi dari hasil panen daerah sendiri,” ujarnya.
Untuk mendorong kemandirian pangan, Pemkab SBT tahun ini menargetkan pencetakan sawah baru seluas sekitar 2.000 hektare. Lahan tersebut diharapkan dapat dikelola secara optimal dengan dukungan sarana produksi pertanian.
“Tahun ini ada cetak sawah baru sekitar 2.000 hektare. Mudah-mudahan bisa dikelola dengan baik, pupuk tersedia, dan irigasi bisa kita upayakan,” jelas Fachri.
Ia menambahkan, keberhasilan panen raya di Waisamet juga tidak terlepas dari perbaikan lintas sektor, khususnya infrastruktur pendukung pertanian seperti irigasi.
“Kemarin ada kunjungan anggota DPR Komisi V Ibu Saadiyah. Kita dorong ke balai dan ada perbaikan irigasi. Semua sektor kita beresi supaya hasilnya maksimal,” katanya.
Fachri berharap, dengan peningkatan produksi padi dan dukungan infrastruktur yang berkelanjutan, ketahanan pangan di Kabupaten SBT akan semakin kuat dan ketergantungan terhadap pasokan dari luar daerah dapat ditekan.















