PORTALNUSAINA.COM, BULA – Suasana berbeda tampak di Desa Wayame dan Desa Rumahtiga, Kota Ambon, Provinsi Maluku, pada Selasa (28/4/2026).
Pasalnua, ratusan warga berbondong-bondong memadati lokasi Pasar Murah yang digelar PT Pertamina (Persero) melalui Subholding Downstream Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku.
Program sosial ini sukses menarik antusiasme tinggi masyarakat. Sebanyak 1.000 paket sembako yang disediakan langsung diserbu warga prasejahtera dan nyaris ludes dalam waktu singkat.
Pasar Murah ini menjadi bentuk nyata kepedulian Pertamina dalam membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok di tengah tekanan ekonomi. Dengan nilai paket mencapai Rp211.000, warga hanya perlu menebusnya dengan harga Rp30.000.
Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku, Ispiani Abbas, menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar program seremonial, tetapi upaya konkret menyentuh kebutuhan dasar masyarakat.
“Kami ingin kehadiran Pertamina benar-benar dirasakan. Tidak hanya menjaga energi nasional, tetapi juga hadir membantu ketahanan pangan dan ekonomi keluarga,” ujarnya.
Setiap paket berisi beras 5 kilogram, gula 2 kilogram, minyak goreng 2 liter, dan tepung terigu 2 kilogram—komoditas yang sangat dibutuhkan masyarakat sehari-hari.
Menariknya, hasil penjualan dari Pasar Murah ini tidak menjadi keuntungan perusahaan. Seluruh dana yang terkumpul justru dikembalikan kepada masyarakat melalui sejumlah lembaga sosial seperti Yayasan Tuna Netra SLB Pelita Kasih, Yayasan Darul Hadist, dan Panti Asuhan Pelita Kasih.
“Ini dari masyarakat, oleh masyarakat, dan kembali lagi untuk masyarakat,” jelasnya.
Selain itu, Kepala Desa Wayame, Samsudin Menur, mengapresiasi langkah Pertamina yang dinilai tepat sasaran dan berdampak langsung.
“Program ini bukan hanya membantu kebutuhan pangan warga, tapi juga menjaga stabilitas ekonomi masyarakat. Kehadiran Pertamina hari ini benar-benar terasa,” katanya.
Lebih lanjut, ditengah keramaian, wajah-wajah bahagia tampak jelas. Wijonakul, seorang pedagang di Pasar Negeri Rumah Tiga, mengaku sangat terbantu.
“Harga cuma 30 ribu, padahal isinya lengkap. Sisa uang bisa dipakai beli ikan dan sayur. Ini sangat meringankan,” ungkapnya penuh syukur.
Hal serupa disampaikan Ibu Titi Wali, yang rela datang bersama warga lain bahkan menyewa angkutan demi mendapatkan paket tersebut.
“Sangat membantu sekali. Ini kebutuhan harian kami. Terima kasih Pertamina sudah peduli dengan katong yang kurang mampu,” tuturnya.
Melalui program ini, Pertamina tak hanya memperkuat hubungan dengan masyarakat sekitar, tetapi juga menegaskan perannya sebagai BUMN yang hadir langsung di tengah rakyat, bukan hanya sebagai penyedia energi, tetapi juga sebagai penggerak kepedulian sosial. (Iswandi Kelilauw)















