PORTALNUSAINA.COM – BULA – Program unik diterapkan PAUD dan Daycare Sadar Lingkungan binaan Pertamina Patra Niaga di Kota Ambon. Para orang tua murid tidak dibebankan biaya SPP dalam bentuk uang, melainkan cukup membayar menggunakan sampah plastik maupun kertas.
Kebijakan tersebut menjadi salah satu langkah nyata sekolah dalam mengedukasi masyarakat terkait pengelolaan sampah sekaligus membantu meringankan beban ekonomi orang tua.
Hal tersebut disampaikan Pengelola PAUD dan Daycare Sadar Lingkungan, Nilci Sainyakit, melalui rilis yang diterima wartawan pada, Selasa (19/05/2026).
Nilci mengatakan, mekanisme pembayaran SPP dilakukan dengan menyetorkan sampah yang nantinya akan dikelola kembali.
“Orang tua yang menyekolahkan anaknya di sekolah kami tidak perlu membayar biaya SPP, hanya perlu menyetorkan sebanyak 10 kilogram sampah plastik atau 20 kilogram sampah kertas. Hal ini kami lakukan agar tidak membebani orang tua secara ekonomi,” jelasnya.
Selain itu, sekolah juga aktif melibatkan orang tua dalam berbagai kegiatan pengolahan sampah dan edukasi lingkungan.
Guru PAUD dan Daycare Sadar Lingkungan, Santi Sainyakit menyebutkan, salah satu kegiatan yang rutin dilakukan ialah mengolah minyak jelantah menjadi lilin aromaterapi.
Menurutnya, pelibatan orang tua penting agar pola hidup ramah lingkungan dapat diterapkan tidak hanya di sekolah, tetapi juga di rumah.
Program tersebut mendapat dukungan penuh dari Pertamina Patra Niaga melalui Aviation Fuel Terminal (AFT) Pattimura sebagai bagian dari program CSR pendidikan berbasis lingkungan.
Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku, Ispiani Abbas berharap program itu dapat menjadi inspirasi bagi lembaga pendidikan lainnya.
“Kami berharap program ini dapat menjadi inspirasi bagi komunitas dan lembaga pendidikan lainnya dalam membangun generasi yang peduli terhadap lingkungan dan keberlanjutan,” pungkasnya.(DIK)



