PORTALNUSAINA.COM,BULA– Pemerintah Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT) berencana menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) menjelang Ramadan 1447 Hijriah. Program ini ditujukan untuk membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok dengan harga terjangkau.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten SBT, Nofel Alkatiri, mengatakan GPM tahun ini hanya akan difokuskan di dua kecamatan, yakni Kecamatan Pulau Gorom dan Kecamatan Werinama. Kebijakan tersebut diambil lantaran keterbatasan anggaran.
“Gerakan Pangan Murah itu memang rutinitas setiap tahun. Dari pusat sampai daerah dianjurkan untuk dilaksanakan. Namun tahun ini karena keterbatasan anggaran, kita batasi hanya di Werinama dan Pulau Gorom,” ujar Nofel saat rapat bersama Komisi II DPRD SBT, Selasa,3 Februari 2026.
Nofel menjelaskan, pada awal perencanaan GPM akan dilaksanakan di seluruh kecamatan di Kabupaten SBT. Namun, adanya kebijakan efisiensi anggaran membuat rencana tersebut harus disesuaikan.
Menurutnya, Kecamatan Pulau Gorom dan Werinama dipilih karena selama ini belum pernah tersentuh program Gerakan Pangan Murah. Sementara pada tahun-tahun sebelumnya, pelaksanaan GPM lebih banyak terpusat di wilayah Bula.
“Keinginan kita sebenarnya semua kecamatan. Dalam perencanaan awal hampir semua kecamatan masuk. Tapi lagi-lagi kita dihadapkan dengan efisiensi. Kenapa Gorom dan Werinama, karena soal jangkauan. Selama ini GPM hanya ada di Bula,” jelasnya.
Selain itu, Nofel menambahkan untuk wilayah Kecamatan Tutuktolo dan sekitarnya tetap akan mendapat intervensi pangan melalui program beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP).
“Untuk Tutuktolo dan sekitarnya, insyaallah akan kita sentuh lewat beras SPHP. Selama ini GPM juga berjalan bersamaan dengan penyaluran beras SPHP, baik dari Dinas Ketahanan Pangan maupun dari Polri. Kita jual beras murah secara keliling, sejauh mobil bisa menjangkau,” ungkap Nofel.
Pemkab SBT berharap melalui program tersebut, stabilitas harga pangan menjelang Ramadan dapat terjaga dan daya beli masyarakat tetap terlindungi.














