PORTALNUSAINA.COM, BULA- Bupati Seram Bagian Timur (SBT), Maluku, Fachri Husni Alkatiri, menyatakan minat investor untuk menanamkan modal di daerahnya terus meningkat, terutama pada sektor investasi pisang abaka dan perikanan.
Hal tersebut disampaikan Fachri kepada wartawan usai menghadiri rapat paripurna peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-22 Kabupaten SBT di Gedung DPRD SBT, Kamis (18/12/2025).
Fachri mengatakan, salah satu investor telah melakukan survei lapangan terkait pengembangan komoditas pisang abaka dan memberikan respons positif.
“Pisang abaka kemarin alhamdulillah sudah ada investornya. Mereka sudah survei dan saya dapat kabar mereka sangat puas,” katanya.
Ia menambahkan, investor tersebut dijadwalkan kembali datang ke Kabupaten SBT pada Januari 2026 untuk melanjutkan pembahasan teknis terkait rencana investasi.
“Rencana Januari mereka akan datang kembali untuk diskusi lanjutan soal pisang abaka,” ujarnya.
Selain pisang abaka, Pemerintah Kabupaten SBT juga membuka peluang investasi untuk berbagai komoditas lainnya. Fachri menegaskan pemerintah daerah terbuka bagi siapa pun yang ingin berinvestasi di wilayah tersebut.
“Ruang tetap kita buka untuk komoditas yang lain. Kalau ada pihak yang berminat masuk ke SBT, kita persilakan,” katanya.
Menurut Fachri, sektor perikanan menjadi salah satu bidang yang paling diminati investor dalam beberapa waktu terakhir. Ia menyebut terdapat sekitar empat hingga lima calon investor yang menyatakan ketertarikan.
“Terakhir ini cukup banyak yang berminat di sektor perikanan, mungkin sekitar empat sampai lima investor,” ucapnya.
Untuk menindaklanjuti minat tersebut, Fachri telah meminta Kepala Dinas Perikanan SBT agar calon investor menyampaikan surat pernyataan minat atau letter of interest secara resmi.
“Saya minta kepada Kadis Perikanan agar investor yang berminat mengirimkan letter of interest supaya kita bisa menilai rencana investasinya,” jelasnya.
Ia menegaskan, pemerintah daerah akan memprioritaskan investasi yang dinilai paling memberikan manfaat bagi daerah dan masyarakat.
“Mana yang kita anggap paling menguntungkan daerah, itu yang nanti akan kita ajak secara serius,” katanya.
Fachri berharap masuknya investasi di berbagai sektor dapat mendorong kebangkitan ekonomi Kabupaten SBT di tengah kondisi fiskal yang menantang.
“Insya Allah ke depan SBT bisa bangkit dari situasi sulit yang juga diperparah dengan kebijakan efisiensi,” ujarnya.
–















