PORTANUSAINA.COM,BULA-Ketua DPRD Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT), Risman Sibualamo, mendorong pemerintah Kabupaten Seram Bagian Timur untuk memperkuat pendapatan asli daerah (PAD) di tengah keterbatasan alokasi belanja akibat kebijakan efisiensi transfer daerah.
Hal itu disampaikan Risman dalam rapat paripurna kesatu masa persidangan pertama tahun sidang 2026 yang digelar di Gedung DPRD SBT, Kamis, 15 Januari 2026.
Risman mengatakan, kondisi fiskal daerah saat ini dialami hampir seluruh unsur penyelenggara pemerintahan daerah. Oleh karena itu, pemerintah daerah dituntut untuk lebih inovatif dalam menggali potensi lokal sebagai sumber pendapatan baru.
“Di tengah situasi dukungan alokasi kegiatan belanja yang sangat terbatas akibat pelaksanaan efisiensi transfer daerah, kami mendorong pemerintah daerah melakukan penguatan pendapatan asli daerah melalui inovasi dalam menggali potensi lokal dan optimalisasi aset daerah,” kata Risman.
Selain penguatan PAD, DPRD SBT juga menekankan pentingnya peningkatan kapasitas daerah, khususnya melalui pengembangan sumber daya manusia serta perbaikan tata kelola keuangan daerah.
Menurut Risman, langkah tersebut penting untuk menciptakan pengelolaan anggaran yang lebih efektif dan akuntabel. Tak hanya itu, Risman juga mendorong pembentukan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) sebagai salah satu pilar ekonomi daerah dan sumber pendapatan baru bagi Kabupaten SBT.
“Kami memandang pembentukan BUMD menjadi salah satu instrumen strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah sekaligus meningkatkan kemandirian fiskal,” ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, DPRD SBT juga menekankan pentingnya percepatan persiapan teknis dan operasional seluruh program dan kegiatan yang telah dianggarkan dalam APBD Tahun Anggaran 2026.
Risman meminta pemerintah daerah segera menyiapkan seluruh persyaratan yang diwajibkan agar pelaksanaan program dapat dimulai sejak awal tahun anggaran.
“Sehingga pelaksanaan program dan kegiatan yang telah dianggarkan dapat berjalan di awal tahun dan secara langsung berdampak pada peningkatan realisasi penggunaan anggaran tahun 2026,” pungkasnya.















