PORTALNUSAINA.COM,BULA– Bupati Seram Bagian Timur (SBT), Maluku, Fachri Husni Alkatiri melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke enam organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten SBT guna memastikan tingkat kehadiran dan kedisiplinan aparatur sipil negara (ASN).
Enam OPD yang telah dikunjungi tersebut, yakni Dinas Pendidikan, Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga (Dikbudpora), Dinas Kesehatan, Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM), Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman, Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo), serta Dinas Sosial.
Bupati Fachri Husni Alkatiri mengatakan sidak akan terus dilakukan hingga seluruh OPD di Kabupaten SBT dapat dikunjungi. Hal tersebut disampaikannya saat pengajian ASN Berbudi Luhur di Mushala Pendopo Bupati SBT, Minggu malam, 25 Januari 2026.
“Sampai saat ini sidak baru dilakukan pada enam OPD. Kegiatan ini akan terus dilanjutkan hingga seluruh OPD selesai dikunjungi,” kata Fachri.
Menurut dia, sidak dilakukan bersama tim penegakan disiplin untuk mengecek tingkat kehadiran ASN serta memastikan penerapan aturan kedisiplinan di masing-masing OPD.
“Saya datang bersama tim penegak disiplin yang bertugas mengecek kehadiran dan penegakan disiplin di tiap OPD,” ujarnya.
Fachri menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten SBT berkomitmen meningkatkan kedisiplinan ASN seiring dengan jumlah aparatur yang terus bertambah di daerah berjuluk Ita Wotu Nusa tersebut.
“Kita ingin ke depan tingkat kedisiplinan pegawai semakin baik,” tuturnya.
Ia juga mengingatkan ASN yang tidak menunjukkan keseriusan dalam bekerja akan dihadapkan pada mekanisme penegakan disiplin sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.
“Karena jumlah pegawai kita cukup banyak, maka bagi ASN yang tidak ingin serius bekerja akan diberikan pilihan melalui penegakan disiplin,” tegasnya.
Selain mengecek disiplin ASN, Fachri menyebutkan sidak tersebut juga dimanfaatkan untuk melakukan rapat dan diskusi bersama pimpinan OPD terkait capaian kinerja beberapa bulan terakhir serta rencana kerja pemerintah daerah ke depan.
“Kunjungan ini juga membahas capaian selama beberapa bulan pemerintahan berjalan dan langkah-langkah yang akan dilakukan untuk empat tahun ke depan,” katanya.
Ia menambahkan, kegiatan tersebut sekaligus memastikan seluruh pimpinan OPD memahami Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten SBT sebagai dasar perencanaan pembangunan lima tahun ke depan.
“RPJMD menjadi ruh perencanaan daerah dan harus dipahami oleh seluruh OPD,” pungkas Fachri.















