PORTALNUSAINA.COM,BULA– Bupati Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT), Maluku, Fachri Husni Alkatiri melakukan kunjungan kerja ke Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan dan Hortikultura (DKPTPH) Provinsi Gorontalo untuk menjajaki peluang kerja sama pengembangan sektor pertanian.
Kunjungan yang dilaksanakan pada Senin tersebut turut diikuti Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pertanian SBT Sofyan Waraiya bersama rombongan. Pertemuan difokuskan pada pertukaran informasi dan praktik baik pengelolaan sektor pertanian antar daerah.
Kepala DKPTPH Provinsi Gorontalo Muljady D Mario dalam paparannya menjelaskan profil dan potensi pertanian Gorontalo, khususnya komoditas unggulan jagung.
Ia menyebut Provinsi Gorontalo memiliki luas lahan sekitar 1.248.419 hektare yang mendukung pengembangan pertanian berkelanjutan.
“Potensi pertanian Gorontalo sangat besar, terutama pada komoditas jagung sebagai unggulan daerah. Pengembangannya terus kami dorong melalui penyediaan benih unggul, alat dan mesin pertanian, serta penguatan kelembagaan petani,” kata Muljady dalam keterangannya.
Ia menambahkan, hingga tahun 2025 luas tanam jagung di Provinsi Gorontalo mencapai 238.857 hektare dengan total produksi sekitar 1,23 juta ton gabah kering giling (GKG) dan produktivitas rata-rata 47,66 kuintal per hektare.
“Produksi jagung tersebut tersebar di seluruh kabupaten dan kota di Provinsi Gorontalo,” ujarnya.
Selain capaian produksi, DKPTPH Provinsi Gorontalo juga melaksanakan sejumlah program strategis, antara lain brigade alat dan mesin pertanian (alsintan), program bajak gratis bagi petani miskin dan petani gurem, distribusi pupuk bersubsidi berbasis kartu tani, fasilitasi pascapanen, serta perlindungan petani melalui asuransi pertanian.
Bupati SBT Fachri Husni Alkatiri menyampaikan apresiasi atas paparan dan kebijakan pembangunan pertanian yang dijalankan Pemerintah Provinsi Gorontalo. Menurutnya, banyak praktik baik yang dapat dijadikan referensi dalam pengembangan sektor pertanian di Kabupaten Seram Bagian Timur.
“Kami melihat banyak praktik baik yang bisa menjadi referensi bagi pengembangan sektor pertanian di Kabupaten Seram Bagian Timur. Kunjungan ini diharapkan dapat memperkuat sinergi dan kerja sama antar daerah,” kata Fachri.
Usai audiensi, rombongan melanjutkan kunjungan ke Brigade Alsintan di Kabupaten Gorontalo untuk meninjau langsung pengelolaan dan pemanfaatan alat mesin pertanian dalam mendukung program bajak gratis serta peningkatan efisiensi dan produktivitas usaha tani.
Kunjungan tersebut diharapkan menjadi sarana pertukaran informasi dan pengalaman antar daerah dalam mendorong pembangunan sektor pertanian yang maju dan berkelanjutan.















