PORTALNUSAINA.COM,BULA-Pendopo utama milik Bupati Seram Bagian Timur (SBT) direncanakan akan difungsikan sebagai Kantor Bupati SBT. Rencana tersebut disampaikan langsung oleh Bupati SBT Fachri Husni Alkatiri.
Hal itu diungkapkan Fachri dalam sambutannya saat acara pengukuhan dan rapat kerja pengurus Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten SBT yang digelar di Aula Kantor Kementerian Agama (Kemenag) SBT beberapa hari lalu.
Fachri menjelaskan, guest house yang berada di bagian depan halaman pendopo telah dijadikan sebagai rumah tinggalnya. Sementara pendopo utama yang memiliki bangunan lebih representatif akan dimanfaatkan sebagai kantor bupati.
“Yang di depan akan jadi kantor bupati, karena InsyaAllah kantor bupati akan kita pindah ke pendopo utama. Yang saya tempati guest house yang di depan, karena pendopo utama terlalu bagus, saya tidak akan tinggali,” ujar Fachri.
Ia menuturkan, kantor bupati yang selama ini digunakan merupakan bangunan lama yang dulunya berfungsi sebagai Kantor Camat pada masa Kabupaten Maluku Tengah (Malteng).
Kondisi tersebut menjadi salah satu pertimbangan pemindahan kantor bupati.
“Sementara kantor bupati kita ini sudah lama, itu kan kantor camat dari zaman Maluku Tengah. InsyaAllah pendopo utama akan kita tempati pada Februari, setelah satu tahun tepat masa jabatan saya,” jelasnya.
Fachri menyebutkan, pemanfaatan pendopo utama sebagai kantor bupati direncanakan mulai Februari 2026 mendatang.
Rencana pemindahan kantor bupati ini juga telah diketahui sejumlah pihak, termasuk sejumlah anggota DPRD SBT.
Dalam rapat paripurna DPRD beberapa waktu lalu, anggota DPRD Rudi Rumodar menyatakan dukungannya terhadap langkah tersebut, terlebih di tengah kebijakan efisiensi anggaran.
Ia pun menyarankan agar organisasi perangkat daerah (OPD) yang saat ini masih menyewa rumah warga sebagai kantor dapat menempati gedung kantor bupati lama yang nantinya akan dikosongkan.
Langkah tersebut dinilai dapat menekan pengeluaran daerah sekaligus memaksimalkan aset pemerintah yang sudah ada.















