PORTALNUSAINA.COM, BULA – Pusat Kesehatan Pembantu (Pustu) di Desa Inlomin, Kecamatan Pulau Gorom, Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT), yang dibangun pada 2018 kini tidak lagi berfungsi setelah mengalami kerusakan sejak 2020.
Akibat kerusakan tersebut, pelayanan kesehatan tidak dapat dilakukan di dalam gedung pustu. Namun, pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan melalui metode kunjungan langsung ke rumah warga atau door to door.
Perawat yang bertugas, Ibu Nuzulia Rumodar, mengatakan sejak 2020 hingga saat ini dirinya tetap memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat meski tanpa fasilitas yang memadai.
“Meski begitu, saya tetap berupaya melayani masyarakat tanpa fasilitas kesehatan yang memadai. Saya berikan layanan kesehatan ini sudah sejak 2020 sampai sekarang,” ujar Nuzulia, Senin 23 Maret 2026.
Ia mengaku, meskipun bekerja seorang diri, hal tersebut tidak menyurutkan semangatnya untuk terus memberikan pelayanan terbaik bagi warga desa.
“Meski saya sendiri, tapi saya tetap berupaya memberikan pelayanan yang terbaik demi kesehatan masyarakat di desa,” tuturnya.
Selain itu, salah satu warga Jirman Rumatiga, menilai keberadaan pustu sangat penting untuk menunjang akses layanan kesehatan, terutama bagi masyarakat di wilayah terpencil seperti Desa Inlomin.
Hingga kini, ia meminta adanya perhatian nyata dari pemerintah agar fasilitas kesehatan tersebut segera diperbaiki.
Sebab itu, dirinya berharap Pemerintah daerah (Pemda) dapat segera mengambil langkah serius untuk membangun kembali fasilitas pustu di Desa Inlomin agar pelayanan kesehatan dapat berjalan normal.
“Saya berharap pemerintah daerah dapat ambil langkah serius untuk pembangunan pustu di sini, agar masyarakat aman dalam mendapatkan layanan kesehatan,” pungkasnya.(DIK)















