Portanusaina.com
No Result
View All Result
Monday, May 18, 2026
  • Nasional
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Politik
Subscribe
Portanusaina.com
  • Nasional
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Politik
No Result
View All Result
Portanusaina.com
  • Beranda
  • Nasional
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukrim
Home Hukrim

Jejak Hilang Keadilan: Dugaan Pembiaran Kasus Persetubuhan oleh Oknum Guru di SBT

Redaksi PN by Redaksi PN
September 29, 2025
in Hukrim

PORTALNUSAINA.COM,BULA-Tangis dan amarah meledak di hadapan aparat penegak hukum di Polres Seram Bagian Timur (SBT). Tiara kakak dari korban persetubuhan tak mampu menahan kekecewaan atas penanganan kasus adiknya siswi salah satu SMP di kabupaten tersebut yang diduga di setubuhi oleh gurunya sendiri.

Ia menyebut, keluarga sudah menyerahkan pelaku secara utuh ke kepolisian sejak awal September 2025. Namun belakangan, keluarga dikejutkan oleh kabar bahwa pelaku justru telah berpindah ke Geser, Kecamatan Seram Timur.

“Pelaku kami serahkan dalam keadaan utuh. Bahkan bapak saya yang anaknya dicabuli pun tidak memukul dia,” ujarnya saat menyampaikan protes kepada pihak kepolisian. “Tapi sekarang saya dengar dia ada di Geser. Kenapa bisa begitu? Apa yang kalian sembunyikan?”

Keluarga korban menduga ada kejanggalan dalam proses hukum kasus ini. Sebab, sejak pelaku diserahkan pada 6 September 2025, tidak ada kejelasan hukum yang diterima oleh pihak keluarga.

Baca Juga:  Kejari SBT Cegah Korupsi Dana Desa Lewat Program Ini

“Kasusnya seperti hilang. Polisi tidak memberi kepastian. Kami khawatir, jika dia lari, siapa yang bertanggung jawab?”

Pelecehan di Lingkungan Pendidikan

Menurut informasi yang dihimpun media ini, dugaan kekerasan seksual terjadi di lingkungan sekolah. Pelaku adalah guru korban di salah satu SMP negeri di Kabupaten Seram Bagian Timur. Dugaan kekerasan seksual ini memperkuat kekhawatiran akan lemahnya pengawasan di institusi pendidikan, terutama di daerah-daerah yang minim kontrol eksternal.

Kondisi ini diperparah dengan tidak ada keterangan resmi dari Kepolisian setempat terhadap keluarga korban terhadap perkembangan penanganan kasus ini.

Kondisi ini membuat keluarga korban semakin kehilangan kepercayaan terhadap aparat penegak hukum. “Kalau tahu begini, lebih baik kami bawa dia ke masyarakat dan serahkan ke hukum adat daripada kalian lepas seenaknya,” ujar sang kakak.

Baca Juga:  Soal Kasus Korupsi, Tabulik Institute Desak Kejari SBT Tidak Hanya Fokus pada Pengembalian Kerugian Negara

Kepercayaan yang Retak

Kemarahan keluarga bukan hanya soal dugaan kelalaian, tetapi juga tentang penderitaan psikis yang mereka tanggung. Ayah korban disebut mengalami tekanan berat dan gangguan kesehatan akibat kasus ini.

“Kalian lihat ini adalah bapaknya. Badannya tidak seperti ini dulu. Dia jadi sekurus ini karena memikirkan anaknya yang dicabuli oleh gurunya sendiri,” lanjut sang kakak.

Salah satu pernyataan paling menggelitik disampaikan di akhir sesi curahan hati itu, menyiratkan sinisme mendalam terhadap sistem hukum:

“Jadi kesimpulannya, jadilah pelaku pemerkosaan. Setelah memperkosa, pura-pura gila lalu dilepaskan oleh pihak kepolisian.”

Potret Buram Penegakan Hukum

Kasus ini menambah deret panjang dugaan lambannya penanganan kasus kekerasan seksual terhadap anak di wilayah timur Indonesia. Laporan Komnas Perlindungan Anak dalam beberapa tahun terakhir menunjukkan bahwa banyak kasus serupa berakhir tanpa kejelasan hukum, terutama di daerah terpencil dengan minimnya pengawasan dan media.

Baca Juga:  Minta Percepat Proses Hukum Guru SMP Pelaku Rudapaksa, Tabulik Institut & GPM Audiensi dengan Kapolres SBT

Pakar hukum pidana dari Universitas Pattimura, Ambon menyebutkan bahwa dalam kasus kekerasan seksual terhadap anak, proses penanganan harus cepat dan transparan. “Jika benar pelaku telah dipindahkan tanpa proses hukum yang jelas, ini bentuk pembiaran. Polisi wajib menjelaskan kenapa dan bagaimana,” ujarnya.

Keluarga korban kini mendesak atensi serius dari Kapolri dan Komnas HAM. Mereka berharap, kasus ini tidak menjadi satu dari sekian banyak yang ditelan oleh sistem hukum yang gagal melindungi korban, apalagi anak di bawah umur.

Berita Terkait

Disnakertrans SBT Telusuri Dugaan TPPO Warga di Libya

Disnakertrans SBT Telusuri Dugaan TPPO Warga di Libya

by Redaksi PN
February 14, 2026
0

PORTALNUSAINA.COM,BULA– Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT), Maluku, menelusuri dugaan tindak pidana perdagangan orang (TPPO)...

PN Dataran Hunimoa Tolak Praperadilan Oknum Guru SMPN 40 SBT Tersangka Kasus Persetubuhan Anak

PN Dataran Hunimoa Tolak Praperadilan Oknum Guru SMPN 40 SBT Tersangka Kasus Persetubuhan Anak

by Redaksi PN
November 11, 2025
0

PORTALNUSAINA.COM,BULA- Pengadilan Negeri (PN) Dataran Hunimoa menolak permohonan praperadilan yang diajukan oleh oknum guru berinisial JU, terkait penetapan dirinya sebagai...

Tabulik Institute Minta PN Dataran Hunimoa Putuskan Praperadilan Kasus Rudapaksa Guru SMP 40 SBT Secara Adil

Tabulik Institute Minta PN Dataran Hunimoa Putuskan Praperadilan Kasus Rudapaksa Guru SMP 40 SBT Secara Adil

by Redaksi PN
November 6, 2025
0

PORTALNUSAINA.COM,BULA- Ketua Tabulik Institute, Junedi Mahad, mendesak Pengadilan Negeri (PN) Dataran Hunimoa agar memutus perkara praperadilan kasus dugaan rudapaksa yang...

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Tabulik Institute Dukung Polres SBT Hadapi Praperadilan Kasus Dugaan Rudapaksa, Tantang Kuasa Hukum Pelaku Debat Terbuka

Tabulik Institute Dukung Polres SBT Hadapi Praperadilan Kasus Dugaan Rudapaksa, Tantang Kuasa Hukum Pelaku Debat Terbuka

October 24, 2025
Tabulik Institut Kritik Kebijakan Sekda SBT Soal ASN Wajib Belanja Rp50 ribu di Pasar, Ini Solusi Ditawarkan

Tabulik Institut Kritik Kebijakan Sekda SBT Soal ASN Wajib Belanja Rp50 ribu di Pasar, Ini Solusi Ditawarkan

October 4, 2025
Komisi II DPRD SBT Dorong Optimalisasi PAD & Pinjaman Daerah Atasi Tantangan APBD 2026

Komisi II DPRD SBT Dorong Optimalisasi PAD & Pinjaman Daerah Atasi Tantangan APBD 2026

September 25, 2025
DPP GMNI Resmi Dikukuhkan di Bali, Dua Kader Asal Maluku Perkuat Kepengurusan Pusat

DPP GMNI Resmi Dikukuhkan di Bali, Dua Kader Asal Maluku Perkuat Kepengurusan Pusat

December 19, 2025

High Street Retailers Pin Hopes On Discount Splurge In Black Friday Fever

0

UK Faces Two Decades of No Earnings Growth and More Austerity

0

High-Speed Traders In Search of New Markets Jump Into Bitcoin

0

Brexit Has Created A Political Climate No Budget Can Fix

0
Sekda Malteng Lantik 9 Kepala Pemerintah Negeri dan Penjabat Negeri

Sekda Malteng Lantik 9 Kepala Pemerintah Negeri dan Penjabat Negeri

May 12, 2026
Tak Cuma Gizi, Pemkab SBT Benahi Rumah Anak Stunting Lewat Program Anak Asuh

Tak Cuma Gizi, Pemkab SBT Benahi Rumah Anak Stunting Lewat Program Anak Asuh

May 12, 2026
Pasar Murah Pertamina Diserbu Warga Wayame-Rumatiga, 1.000 Paket Sembako Ludes dalam Sehari

Pasar Murah Pertamina Diserbu Warga Wayame-Rumatiga, 1.000 Paket Sembako Ludes dalam Sehari

May 1, 2026
Pertamina Perkuat Distribusi LPG di Maluku, Jalur ke Wilayah 3T Dikawal Ketat

Pertamina Perkuat Distribusi LPG di Maluku, Jalur ke Wilayah 3T Dikawal Ketat

April 24, 2026
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

© 2024 Akurat, Terpercaya dan Berimbang

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Politik

© 2024 Akurat, Terpercaya dan Berimbang